IBU

IBU

Disaat aku sendiri
Ketika aku dikurung sepi
Saat itulah bayangmu
Terlintas hadir di benakku

Canda kita
Tawa kita
Tangis kita
Terekam indah di memori

Buaian kasih sayangmu ibu
Bagaikan selimut yang menghangatkan tubuhku
Mutiaraku adalah Doa dan ridhamu

Jikalau aku di beri beribu bintang
Aku mungkin akan menolaknya
Karena aku telah memiliki sepasang berlian
Yaitu.. matamu Ibu…
Yang kini mulai melemah
Tapi sinar cinta mu
Tak pernah habis untuk ku

By : Yayi Latifah

Note : dikarang saat penyeleksian puisi di NuHa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s